Selasa, 03 Januari 2012

Peringkat Kemiskinan Aceh Beserta Anggaran Tahunan Aceh 2011


Anggaran melimpah yang mencapai 8,9 trilyun yang dimiliki Aceh, ternyata tak mengubah provinsi ini bebas dari jeratan kemiskinan. Dari 33 provinsi di Indonesia, Aceh menduduki peringkat keenam sebagai wilayah termiskin di nusantara pada 2009.
“Dilihat dari peringkatnya secara nasional, Aceh kini menduduki peringkat ke enam tertinggi (kemiskinan-red) di Indonesia, berada di bawah Nusa Tenggara Barat”.Selain masih tingginya angka kemiskinan, pendapatan perkapita Aceh juga masih rendah. pendapatan perkapita Aceh yang hanya Rp16,9 juta pertahun, masih jauh di bawah nasional, mencapai Rp20,3 juta perkapita.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, dari 4,3 juta rakyat Aceh pada 2009, sekitar 21,8 persen diantaranya miskin.
Jumlah itu dinilai menurun, jika dibanding kemiskinan saat 2008 yang mencapai 23 persen warga Aceh. “Berkurang 66,8 ribu jiwa,” .
Sebelumnya, per Maret 2009, BPS merilis, Aceh menduduki peringkat kelima dengan penduduk miskin di pedesaan terbanyak di Indonesia, setelah Gorontalo.
Penurunan ini, kata dia, erat kaitannya dengan perbaikan ekonomi nasional yang sedang berjalan dengan baik selama ini. Pada 2009, BI mengklaim ekonomi Indonesia tumbuh 4,3 persen, lebih besar dari prediksi sebelumnya sebesar 3,5 sampai 4 persen.
“Selama 2009, perkembangan kesejahteraan di Indonesia terus menunjukkan tren membaik,” ujarnya. Penduduk miskin di Indonesia, kata dia, juga turun menjadi 32,53 juta jiwa dari 34 juta orang pada 2008.
Sedangkan pada tahun  2011 Persentase penduduk miskin di Aceh sebesar 19,48 persen mengalami penurunan dibandingkan Maret 2011 sebesar 19,57 persen.
Persentase penduduk miskin didaerah perkotaan menurun sebesar 0,66 persen, sementara di daerah pedesaan terjadi peningkatan sebesar 0,14 persen. Hal ini disebabkan oleh karena kondisi perekonomian Aceh, Indeks Harga Konsumen, tingkat pengangguran terbuka dan Nilai Tukar Petani.
Kalau dilihat dari Pulau Sumatera, Provinsi Aceh nomor satu paling miskin diantara provinsi lain. Bahkan secara nasional penduduk miskin paling banyak masih di Pulau Jawa dan Sumatera, baru kemudian menyusul Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Bali.
BPS mengatakan bahwan walaupun mereka belum menerima data penduduk miskin dari Jakarta,tetapi mereka dapat memastikan bahwa Provinsi Aceh nomor satu paling miskin di pulau Sumatra.
Hasil analisis The Globe Journal dari Badan Pusat Statitsik menyebutkan jumlah penduduk miskin selama enam bulan di Aceh bertambah. Pada Maret 2011, jumlah penduduk miskin sebanyak 894.081 orang dan pada September 2011 meningkat menjadi 900.019 orang.
Orang miskin di Aceh pada September 2011 paling banyak berada di pedesaan yaitu sebanyak 730.890 orang dibandingkan di perkotaan hanya 169.300 orang.
Untuk mengukur angka kemiskinan ini, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dan sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan  non makanan yang diukur dari sisi pengeluarannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar